17 Agustus 2026

Kapospol Teluk Sampit Hadiri Kegiatan Kunjungan dari Direktur Pengadaan Perum Bulog Pusat di Desa Lampuyang.

Polres Kotim – Polsek Jaya Karya Polres Kotim Polda Kalimantan Tengah. Kapospol Kecamatan Teluk Sampit Kab. Kotawaringin Timur Aipda Ranto Torus Pasaribu bersama Bhabinkamtibmas Polsek Jaya Karya Brigpol M. Anshari mewakili Kapolsek Jaya Karya hadiri undangan dalam rangka Kegiatan Kunjungan dari Direktur Pengadaan Perum Bulog Pusat ke wilayah Pertanian dan Pengilingan Padi di Desa Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Rabu (01/07/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Pertanian dan Pengilingan Padi Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotim. Kegiatan kunjungan Direktur Pengadaan Perum Bulog Pusat tersebut dimulai pukul 08.00 Wib dan dihadiri Pimpinan wilayah Perum bulog kalteng, Kepala Perum Bolug Cabang Kab. Kotim, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Kotim, Danramil 1015-01 Smd, Kapospol Teluk Sampit, Kepala Desa Regei Lestari, Kepala Desa Lampuyang, Bhabinkamtibmas Desa Lampuyang, Babinsa Desa Lampuyang, Koordinator dan Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian Ujung Pandaran Kec. Teluk Sampit dan Seluruh Perwakilan Brigade Pangan se- Kec. Teluk Sampit.

Kegiatan kunjungan ini berfokus pada peninjauan kegiatan penyerapan gabah petani dan inspeksi sarana penggilingan padi modern (Rice Milling Unit) sekaligus mensosialisasikan kepada para petani tentang arahan Presiden RI terkait swasembada pangan berkelanjutan dengan aksi nyata penyerapan pangan di seluruh penjuru negeri. Kebijakan ini sekaligus dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan kepada para petani. Adapun agenda dan dampak strategis kunjungan ini meliputi : Penyerapan Gabah Kering Panen, Dukungan Penggilingan Padi dan Transaksi Langsung.

Ditempat terpisah Kapolres Kotim AKBP Reski Maulana Zulkarnain, S.H.,S.I.K.,M.H, melalui Kapolsek Jaya Karya Ipda Fauzi Alamsyah, S.H menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mendukung seluruh kegiatan positif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas sosial di lingkungan Kecamatan, Kelurahan maupun Desa. “Ketahanan pangan yang kuat bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sehingga akan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif”. Ucapnya.(Jy-KrY)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *