21 Agustus 2026

Polsek Cempaga Hulu Perkuat Sinergi dan Tangkal Hoaks di Desa Tumbang Koling

KOTAWARINGIN TIMUR – Jajaran Polsek Cempaga Hulu terus mengintensifkan pendekatan langsung kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa. Langkah ini diwujudkan melalui program Door to Door System (DDS) atau sambang rumah warga secara langsung yang dipusatkan di Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, Senin (25/5) pagi.

Dalam kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Koling, Brigpol Rian Sanjaya, menyambangi kediaman warga satu per satu untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Salah satu poin utama yang ditekankan dalam sambang dialogis ini adalah edukasi lingkungan, khususnya mengenai larangan membakar hutan dan lahan (Karhutla). Mengingat dampak besar yang ditimbulkan oleh kebakaran lahan, masyarakat diminta komitmennya untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Selain masalah lingkungan, pihak kepolisian juga menaruh perhatian serius pada ketahanan informasi masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, warga diimbau untuk lebih bijak, menyaring informasi, dan tidak mudah memercayai isu-isu bohong atau hoaks yang dapat memicu perpecahan di dalam lingkungan desa.

Melalui ruang dialog yang hangat ini, Brigpol Rian Sanjaya turut mengajak seluruh elemen warga untuk menolak keras peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi muda, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pihak Polsek Cempaga Hulu menegaskan bahwa keamanan desa akan terwujud maksimal jika ada kerja sama yang solid antara warga dan aparat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak ragu segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau ke markas Polsek terdekat jika mendapati aktivitas orang yang mencurigakan maupun adanya tindakan pidana di lingkungan mereka.

Melalui konsistensi program DDS ini, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini secara bersama-sama.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *