BANJAR – Di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu dan gangguan hama selama masa tanam, petani di Kelurahan Muktisari tetap mampu menghasilkan panen yang membanggakan. Hasilnya, sebanyak 736 kilogram jagung berhasil diserap oleh Bulog Banjar.
Proses penjualan hasil panen tersebut mendapat monitoring langsung dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Muktisari Aipda Aep Saepul Amri sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan Pangan yang terus didorong pemerintah bersama Polri.
Jagung yang diserap Bulog berasal dari lahan Non LBS seluas 200 bata atau sekitar 2.800 meter persegi yang berada di Lingkungan Babakan. Penyerapan ini menjadi langkah penting untuk memastikan hasil pertanian masyarakat memiliki pasar yang jelas dan memberikan nilai tambah bagi petani.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kapolsek Langensari menyampaikan bahwa keberhasilan petani menjual hasil panennya merupakan bagian penting dari rantai panjang menuju Swasembada Pangan nasional.
“Ketahanan Pangan tidak hanya berbicara tentang produksi, tetapi juga bagaimana hasil panen dapat terserap dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Polri akan terus hadir mendukung setiap proses tersebut,” katanya.
Dengan dukungan berkelanjutan dari Polda Jabar dan Polres Banjar, sektor pertanian diharapkan terus tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

