15 Agustus 2026

Bentengi Generasi Muda, Polsek Telaga Antang Sosialisasi Bahaya NAPZA, Kenakalan Remaja, hingga Judi Online di SMKS Guna Jaya

KOTIM, – Upaya membentengi generasi muda dari berbagai ancaman sosial terus digencarkan oleh jajaran kepolisian. Pada Rabu pagi (15/07/2026), aparat kepolisian melaksanakan kunjungan sekaligus sosialisasi di SMKS Guna Jaya, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
​Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini berfokus pada pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), kenakalan remaja, serta bahaya judi online yang kian marak menyasar usia sekolah.
​Edukasi Bahaya Nyata di Era Digital
​Hadir sebagai pemateri, AIPTU Eko Purnomo dan BRIGPOL M. Yadi memberikan pemaparan langsung di hadapan puluhan siswa-siswi SMKS Guna Jaya. Keduanya secara interaktif mengupas tuntas dampak buruk NAPZA bagi kesehatan dan masa depan, serta bagaimana jeratan judi online dapat merusak mental serta finansial generasi muda.
​”Kami mengimbau dengan sangat agar seluruh siswa-siswi SMKS Guna Jaya menjauhi segala bentuk narkoba dan tidak sekali-kali mencoba judi online. Sekali terindikasi, masa depan taruhannya,” tegas AIPTU Eko Purnomo di sela-sela kegiatannya.
​Tertib Berlalu Lintas Jadi Sorotan
​Tidak hanya fokus pada masalah sosial dan digital, petugas juga memberikan perhatian khusus pada keselamatan berkendara para siswa. Mengingat banyaknya pelajar yang membawa kendaraan ke sekolah, BRIGPOL M. Yadi memberikan teguran sekaligus edukasi humanis terkait aturan lalu lintas.
​Ada dua poin utama yang ditekankan kepada para siswa yang menggunakan sepeda motor:
​Dilarang keras menggunakan knalpot brong (bising) karena mengganggu ketertiban umum.
​Wajib menggunakan helm standar (SNI) demi keselamatan selama perjalanan pergi dan pulang sekolah.
​Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif
​Sosialisasi yang berlangsung interaktif ini diakhiri pada pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari kriminalitas.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *