KOTIM – Guna memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan ketertiban antrean pasca penyesuaian harga, jajaran Polsek Antang Kalang, Polres Kotawaringin Timur (Kotim), melakukan monitoring intensif di SPBU Desa Waringin Agung, Rabu (06/05/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.50 WIB ini menyasar SPBU dengan nomor unit 66.743.003 yang berlokasi di Jalan Andjar Soegianto. Selain mengecek ketersediaan stok, petugas juga mengawasi penggunaan aplikasi barcode dalam setiap transaksi pembelian BBM.
Ketersediaan Stok BBM Terkendali
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pengawas SPBU, Sdr. Deny Andriawan, stok BBM di lokasi tersebut terpantau masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sekitar. Adapun rincian stok per tanggal 6 Mei 2026 adalah sebagai berikut:
Pertalite: 1.500 Liter
Pertamax: 900 Liter
Bio Solar: 540 Liter
Dexlite: 2.600 Liter
Sementara itu, harga jual di SPBU tersebut masih stabil mengikuti regulasi pemerintah, di antaranya Pertalite seharga Rp10.000/liter, Pertamax Rp12.600/liter, Solar Rp6.800/liter, dan Dexlite Rp26.600/liter.
Pengawasan Ketat Penggunaan Barcode
Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Rezky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Antang Kalang IPTU Budi Hartono, S. H.,M.H. menyampaikan bahwa personel piket Polsek Antang Kalang tidak hanya melakukan pemantauan fisik, tetapi juga memberikan edukasi kepada petugas SPBU dan konsumen. Fokus utama adalah kepatuhan terhadap aturan pembelian menggunakan barcode untuk mencegah adanya penyalahgunaan distribusi.
”Kami memberikan imbauan agar masyarakat mematuhi aturan barcode dan tidak melakukan pengisian berulang secara ilegal (pelangsir). Hal ini penting untuk memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran,” ungkap petugas di lapangan.
Situasi Aman dan Kondusif
Dari hasil monitoring tersebut, pihak kepolisian tidak menemukan adanya praktik pelangsir maupun pelanggaran dalam penggunaan barcode. Antrean kendaraan pengisi BBM terpantau tertib tanpa adanya penumpukan yang mengganggu arus lalu lintas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Presisi Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di area fasilitas umum seperti SPBU. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Y_B39)

