Banjar,Veatboenews.com– Deretan becak listrik memenuhi Banjar Convention Hall (BCH), Senin (7/9/2026). Kendaraan itu bukan sekadar alat transportasi baru bagi para pengemudi becak, tetapi juga menjadi penopang aktivitas mereka yang sebagian sudah berusia lanjut.
Sebanyak 200 unit becak listrik dibagikan kepada pengemudi becak di Kota Banjar.
Penerimanya telah melalui pendataan dan verifikasi Dinas Perhubungan Kota Banjar, dengan usia rata-rata 50 hingga 70 tahun.
Bagi pengemudi yang selama ini mengandalkan tenaga untuk mengayuh, kehadiran kendaraan listrik memberi pilihan baru. Aktivitas mencari penumpang kini diharapkan terasa lebih ringan, tanpa meninggalkan pekerjaan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada tiga pengemudi. Mereka menerima satu unit becak listrik, charger, serta dokumen serah terima. Sementara ratusan penerima lainnya mendapatkan bantuan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Sekitar 250 orang hadir dalam kegiatan tersebut. Unsur Pemerintah Kota Banjar, TNI-Polri, OPD, Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), serta para pengemudi becak turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.H dari Fraksi Gerindra usai memberikan pendidikan politik kepada Laskar Gerindra Kota Banjar, langsung menuju lokasi BCH.
Penyerahan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Banjar bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional kepada 200 orang penerima becak listrik, juga sekaligus memberikan pelatihan tata cara mengoperasikannya.
Menurut Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Banjar H. Wardoyo, penyerahan becak listrik ini diberikan kepada pengayuh becak yang berusia minimal 55 tahun.Untuk mengisi ulang daya baterai bisa dilakukan di Kantor PLN, tidak dipungut biaya, ujar Wardoyo.
Sementara itu Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.H saat berdialog dengan penerima becak listrik mendapat pertanyaan mengenai suku cadang becak listrik apabila mengalami kerusakan. Menurut Tina, bahwa selama satu tahun spare part becak listrik jika mengalami kerusakan akan diperbaiki secara gratis oleh teknisi dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.

“Yang kami pastikan adalah seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. Di sisi lain, kami melihat bantuan ini punya manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para pengemudi becak,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.35 WIB. Selama kegiatan, situasi tetap kondusif dan seluruh rangkaian pembagian becak listrik berjalan lancar.( Wawan)

