Banjar – Suasana di kawasan Sungai Ciseel, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, mendadak berubah duka. Seorang anak perempuan berusia lima tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang, Senin (1/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Korban saat itu berenang bersama tiga temannya di aliran Sungai Ciseel, wilayah Desa Sukamukti. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban diketahui tidak terlihat dan diduga tenggelam.
Teman-teman korban kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan keluarga. Pencarian dilakukan di sekitar lokasi hingga korban ditemukan berada di dasar sungai, tidak jauh dari tempat korban sebelumnya berenang.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pataruman 2 untuk mendapatkan pertolongan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Korban dinyatakan telah meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Polres Banjar melalui personel gabungan segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara. Piket Pawas, Pamapta, Siaga Reskrim dan Intelkam, Identifikasi serta personel Polsek Pataruman mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi TKP dan rangkaian kejadian.
Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H., mengatakan personelnya bersama tim Polres Banjar langsung melakukan pengecekan setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.
“Begitu menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban,” ujarnya.
Ia menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Menurutnya, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain di sekitar lokasi yang memiliki risiko keselamatan.
“Ini menjadi duka bagi kita semua. Kami mengingatkan orang tua agar selalu mendampingi dan mengawasi anak-anak ketika bermain, terlebih di sekitar sungai atau lokasi yang memiliki risiko keselamatan,” katanya.
Setelah proses penanganan di lokasi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga. Atas permintaan keluarga, korban tidak menjalani autopsi dan selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Pengecekan TKP berlangsung aman. Polres Banjar memastikan penanganan kejadian dilakukan secara profesional dengan tetap menghormati privasi serta perasaan keluarga korban yang tengah berduka.

